Perubahan dan Peradaban

 Surga Kecil di Smart School

(Catatan singkat dibalik perjalanan umroh Smart School 2019)

Hampir genap lima tahun saya berada di Smart School. Sekolah yang berbakti untuk negeri dalam menuntaskan amanat undang – undang dasar 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukan hanya mencerdaskan kehidupan bangsa, namun lebih dari itu sebagai penggerak perubahan dan membangun peradaban, Smart School mempunyai cita  - cita yang amat mulia.

Perkenalkan, saya Achmad Ardiansyah dengan kesehariannya mencoba memberikan ilmu dan keteladanan bagi murid – murid di sekolah Smart School. Semenjak Juni 2014, saya mecoba berkecimpung dalam dunia pendidikan berharap sedikit perubahan bisa saya berikan bagi bangsa Indonesia. Banyak sekali yang saya dapatkan dari Smart School, mulai dari mendapatkan keluarga baru sampai pengembangan SDM yang amat terorganisir.

Februari 2017
Tidak ada yang menyangka hari itu adalah hari yang cukup bersejarah bagi saya. Kabar gembira sekaligus mengejutkan bercampur  pada saat itu. Salah seorang ibu yayasan Smart School mengatakan bahwa guru – guru akan berangkat umroh bersama dan saya ditunjuk sebagai ketua pengurus perjalanan ke sana. Senang bercampur khawatir. Senang mendengar bahwa kita akan berangkat ke Baitullah, dan khawatir amanah yang diberikan dari yayasan tidak dapat saya jalankan secara maksimal.

MeetingPaspor, dan Meningitis Injection
Dapat dipastikan bahwa dalam setiap acara pasti dibutuhkan rencana yang matang agar acara tersebut dapat berjalan dengan sukses. Pertemuan dengan Muhsinin Travel, pengurusan paspor bagi teman – teman yang belum memiliki lebih dari dua nama, serta keperluan suntik meningitis sudah diatur dengan sebaik mungkin. Planning sudah terpetakan dengan cukup baik mengingat bahwa perjalanan ini bukan untuk sekedar jalan – jalan. Perjalanan ini merupakan impian dari para pendiri Smart School untuk bisa memberangkatkan guru dan karyawannya pergi umroh. Sebuah impian “gila” menurut saya, karena Smart School bukanlah sebuah perusahaan atau  sekolah besar. Smart School hanya sekolah dasar swasta dengan tempat tinggal yang masih “menumpang” di atas tanah wakaf, namun begitu besar dan mulia impiannya untuk bisa memberangkatkan para guru dan karyawannya pergi umroh.


Jika ditelusuri lebih lanjut, Smart School memiliki sebuah identitas yang tidak dimiliki oleh lembaga manapun. Mental para pendiri Smart School yang sangat mementingkan perubahan, ditularkan ke guru dan karyawannya. Lebih dari itu, para pendiri Smart School tidak mengambil keuntungan sama sekali (non profit) dari keuangan Smart School. Ini “kegilaan” kedua yang saya ketahui dari Smart School karena pada zaman sekarang orang – orang berlomba menumpuk kekayaan, namun hal tersebut tidak ada dari para pendiri Smart School. Salah seorang ibu yayasan pernah bilang kepada saya bahwa tidak perlu untuk mencari kekayaan, karena dengan berbagi maka kekayaan akan mendatangi kita.

Tamu Undangan  (07 – 18 Dec 2019)
Dengan semangat menggebu sambil memuji Asma Allah mengiringi perjalanan kami sampai ke tanah suci Mekkah dan Madinah. Dzikir, tahlil, dan tahmid terus kami ucapkan sebagai pembuktian bahwa kami adalah tamu Allah yang benar – benar dipilih oleh-Nya. Derai air mata mengalir begitu saja saat di depan Ka’bah sambil mengadu kepada Sang Khalik betapa bodohnya saya sebagai manusia yang sudah diberikan berbagai macam nikmat, namun tetap bertindak dzolim kepada-Nya. Sujud bersimpuh dihadapan-Nya memohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan.

Laksana matahari yang menyinari jagad semesta,  Smart School berharap bisa menjadi lembaga pendidikan yang terus berkhidmat dalam perubahan dan membangun peradaban. Karena pada saat ini, Smart School dihadapkan dengan tantangan keberlangsungan hidupnya sendiri untuk menjadi lembaga yang lebih besar lagi yaitu Leadership School (sekolah kepemimpinan) yang dimana dalam mewujudkan impian besarnya sangat membutuhkan pertolongan kepada Zat Yang Maha Memberikan Pertolongan (Allah SWT).

Terima kasih kepada pendiri Smart School yang tergabung dalam Yayasan Pendidikan Cerdas. Semoga keberkahan dan kesehatan selalu menaungi setiap aktivitas yang kalian lakukan. Dari kalian saya belajar, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat dan mampu membawa peradaban ke arah yang lebih baik lagi. Dan dari kalian saya belajar, bahwa Allah amat dekat dengan hamba-Nya yang membutuhkan pertolongan. Salam hangat untuk kalian wahai para motivator hidup.

Jakarta, 01 Januari 2020

Achmad Ardiansyah
(Guru SDS Smart School)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemimpin di Sekolah Sudah Pernah Kamu Wawancarai?

Di Supervisi Akademik?